Fadjroel adalah Ketua Lembaga Pengkajian Demokrasi dan Negara Kesejahteraan (Pedoman Indonesia). Pernah kuliah di Jurusan Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB), Program Pascasarjana Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Aktivitas: Pengamat politik, presenter TV, pembicara didalam negeri maupun luar negeri, penulis di berbagai media massa baik nasional maupun internasional dan penulis buku “Demokrasi Tanpa Kaum Demokrat”, serta sekarang aktif sebagai aktivis Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (KOMPAK).
Fadjroel Rachman (lahir di Banjarmasin, 17 Januari 1964 umur) adalah seorang peneliti, penulis, pengamat politik dan aktivis mahasiswa tahun 1980-an. Saat ini aktif mengembangkan Lembaga Pengkajian Demokrasi dan Negara Kesejahteraan (Pedoman Indonesia) atau Research Institute of Democracy and Welfare State, dan kerjasama internasional di jaringan Southeast Asian Forum for Democracy, dan Asia Pacific Youth Forum (Tokyo).
Pernah aktif di Forum Demokrasi, Konfederasi Pemuda dan Mahasiswa Sosialis Indonesia (KPMSI), dan Masyarakat Sosialis Indonesia (MSI/Ketua Badan Pekerja). Kandidat (42 besar) Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR). Sejumlah penelitian dan artikelnya dibukukan bersama seperti Social Democracy Movement in Indonesia (FES, 2001), May Revolution and Mass Media (Gramedia, 2001), dan Soetan Sjahrir: Guru Bangsa (PDP Guntur 49, 1999).
Masa Orde Baru sempat mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan akibat aktivitasnya menentang pemerintahan Orde Baru semasa menjadi mahasiswa Institut Teknologi Bandung.
Fadjroel bersama lima rekannya dipindah-pindah dari penjara satu ke penjara lainnya. Dari tahanan Bakorstanasda, ia dipindah ke penjara Kebonwaru, lalu ke Nusakambangan, dan terakhir di Sukamiskin.
Buku dan karya
1. Democracy without The Democrats (Friedrich Ebert Stiftung)
2. Demokrasi Tanpa Kaum Demokrat – May Revolution and Mass Media (Penerbit Gramedia, 2001)
3. Antologi puisi Dongeng untuk Poppy (Penerbit Bentang, 2007) menjadi finalis Khatulistiwa Literary Award 2007, dan dianugerahi 100 Puisi Indonesia Terbaik 2008
4. Antologi Puisi Sejarah Lari Tergesa dinominasikan pada Khatulistiwa Literary Award 2005
5. Antologi puisinya Sejarah Lari Tergesa (GPU, 2004) menjadi nominator Khatulistiwa Literary Award 2005.
6. Karya-karya lainnya, Catatan Bawah Tanah (YOI, 1993), Pesta Sastra Indonesia (Kelompok Sepuluh, Bandung, 1985), Dunia Tanpa Peta (Novel, proses penerbitan) dan Republik Tanpa Publik (Pledoi, proses penerbitan).
Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Fadjroel_rachman
http://sssg.pedomannews.com/









