Home > Sosiologi > Kejahatan Terorisme

Kejahatan Terorisme

kejahatan terorismeKejahatan adalah suatu tindakan yang sangat keji yang tidak mencerminkan hak asasi manusia. Banyak macam-macam kejahatan dari jenis kejahatan yang terkecil hingga terbesar. Sebagai contoh : tindakan pecemaran nama baik, korupsi hingga pembunuhan dan terorisme. Akibatnya, pemerintah mengambil hukuman tegas yaitu berupa pidana dan perdata.

Salah satu contoh kejahatan yang paling keji adalah kejahatan “Terorisme”, yang selalu hangat diperbincangkan. Terorisme adalah adalah serangan-serangan terkoordinasi yang bertujuan membangkitkan perasaan teror terhadap sekelompok masyarakat. Berbeda dengan perang, aksi terorisme tidak tunduk pada tatacara peperangan seperti waktu pelaksanaan yang selalu tiba-tiba dan target korban jiwa yang acak serta seringkali merupakan warga sipil.

Sebenarnya kejahatan terorisme ini bukan hanya terjadi di tahun-tahun belakangan ini saja, tetapi sudah terjadi sejak zaman pemerintahan perintis (orde lama), dibuktikan dengan beredarnya pergerakan DI TII.

Kejahatan Terorisme sangat populer dengan suatu golongan agama,yaitu islam. Mengapa? Karena pelaku-pelaku teror kebanyakan dari orang-orang yang mengaku islam dengan tujuan jihad. Sebaliknya, pelaku-pelaku yang mengatasnamakan dirinya dengan sebutan “jama’ah islamiah” ini tidak melakukan hal yang semestinya seperti yang telah diajarkan oleh agama islam. Dalam hal ini, pelaku teror sudah salah kaprah dalam mengaplikasikan arti suatu perintah dari agama islam.

Seperti halnya agama lain, islam pun sangat mengutuk aksi terorisme, karena dinilain sebagai tindakan yang sangat radikal, tidak beradab, yang sangat merugikan seluruh golongan.

Adapun kerugian yang di timbulkan teroris selain pecemaran agama islam, seperti kemanan, stabilitas negara, sektor pariwisata yang menurun, banyak negara lain memberikan travel warning, kerugian materil, korban jiwa yang salah sasaran, dan masih banyak kerugian yang terjadi.

Kejahatan terorisme bukan hanya terjadi di Indonesia, namun benyak di berbagai negara lain seperti India. Banyak anggapan yang menyatakan bahwa sebenarnya jikan ditelusuri pelaku teror di seluruh bagian negara manapun hanyalah berujung pada satu golongan, yaitu al-qaedah. Jaringan yang lagi-lagi mengatasnamakan islam ini, masih menjunjung nilai jihad yang mana jihad dalam arti membunuh dan membasmi orang-orang selain islam.

Banyak yang menduga bahwa jaringan al-qaeda ini mempunyai utusan di hampir setiap negara bukan islam. Dan dengan mudahnya memerintahkan untuk melakukan aksi teror tanpa sebab yang signifikan, yang pasti salah pemahaman, dan hanya bisa dimengerti oleh golongan teroris itu sendiri.

Pada intinya, gerakan teroris ini sangat keji dan aksi terorisme juga mengandung makna bahwa serang-serangan teroris yang dilakukan tidak berperikemanusiaan dan tidak memiliki makna yang berarti, dan oleh karena itu para pelakunya “teroris” layak mendapatkan pembalasan yang kejam yang berupa hukuman mati.


Categories: Sosiologi

Pssst! Most people are coming to this post searching for:


Mau Berlangganan Artikel kami? Dapatkan Update di Email Anda

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.


[+] kaskus emoticons